Manfaat jus daun pepaya bagi kesehatan
Kesehatan

7 Manfaat Jus Daun Pepaya, Bisa Bikin Kulit Glowing Juga Lho!

Siapa sih yang tidak kenal dengan buah pepaya?

Buah yang tumbuh di dataran tropis ini terkenal dengan buahnya yang berwarna oranye terang. Tidak sulit mencari buah ini karena pepaya dapat tumbuh hampir sepanjang tahun.

Tidak hanya memiliki rasa yang lezat, pepaya juga memiliki segudang manfaat. Selain melancarkan pencernaan, pepaya juga berkhasiat untuk menyehatkan mata, rambut, kuku, hingga digunakan untuk merawat wajah dan membuatnya bersinar.

Tapi tidak hanya buahnya saja, daun pepaya juga memiliki manfaat yang tidak kalah hebatnya. Dengan segala kandungan yang ada di dalamnya, daun pepaya ternyata berguna untuk mengatasi demam berdarah, merawat liver, hingga digunakan sebagai produk perawatan wajah alami.

Cara Membuat Jus Daun Pepaya Sendiri di Rumah

Untuk merasakan manfaatnya, daun pepaya sebenarnya bisa dikonsumsi dengan cara diolah menjadi masakan lezat. namun sebagai alternatif, kita juga bisa membuat jus daun pepaya yang lebih sehat tanpa bahan-bahan tambahan seperti garam atau gula.

Untuk membuat jus daun pepaya sendiri di rumah, siapkan terlebih dahulu 5-10 lembar daun pepaya segar. Cuci 5-6 kali hingga untuk menghilangkan kotoran lalu bilas dengan air bersih.

Setelah itu, masukan daun pepaya ke dalam blender atau juicer hingga daun hancur seluruhnya. Kemudian saring dengan saringan atau kain halus untuk memisahkan ampasnya.

Tuang hasil perasan jus daun pepaya atau simpan dalam wadah rapat untuk disimpan di kulkas jika kamu berencana untuk meminumnya nanti.

Cara buat jus daun pepaya sendiri di rumah
Cara buat jus daun pepaya sendiri di rumah (image: https://juicing-for-health.com/papaya-leaf-extract)

Manfaat Jus Daun Pepaya

1. Mengobati Demam Berdarah

Demam berdarah adalah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus denue yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. Gejala penyakit ini antara lain munculnya demam tinggi, sakit kepala berat, dan muncul bercak-bercak merah.

Salah satu penyebab gejala tersebut adalah menurunnya jumlah tromboisit dalam tubuh. Untuk meningkatkannya, salah satu opsinya adalah dengan mengkonsumsi daun pepaya yang sudah dijus.

Tidak hanya baik untuk meningkatkan trombosit, daun pepaya juga memiliki kandungan nutrisi pentin glain yang bisa membantu mempercepat proses penyembuhan setelah terkena demam berdarah.

2. Mencegah Penyakit Malaria

Penyakit lainnya yang juga menggunakan nyamuk sebagai medium penyebarannya adalah malaria. Bedanya, malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina.

Parasit yang sudah tumbuh dewasa akan menyerang dan merusak sel darah merah. Kerusakan pada sel darah merah inilah yang menimbulkan gejala anemia pada penderitanya.

Berdasarkan sebuah studi di tahun 2011, ekstrak daun pepaya memiliki sifat plasmodiastatic yang dapat memperlambat pertumbuhan parasit penyebab malaria.

Tidak hanya itu, jus daun pepaya juga dapat meningkatkan level antioksidan yang dapat mencegah anemia akibat penyakit malaria.

3. Menyehatkan pencernaan

Pepaya dan daun pepaya mengandung enzim papain dan chymonpapain, serta kaya serat. Ini membuat keduanya baik untuk membantu pencernaan, mencegah sembelit, dan membersihkan usus besar.

Enzim papain bahkan bisa menyembuhkan dan mencegah sakit maag serta menambah nafsu makan.

Tidak hanya itu, daun pepaya juga kaya akan enzim protease dan amilase yang dapat membantu memecah proten, mineral, dan karbohidrat dalam sistem pencernaan. Selain itu daun pepaya juga dapat membunuh bakteri jahat penyebab tukak lambung.

4. Meredakan Kram Menstruasi

Jus daun pepaya bekerja baik untuk melancarkan menstruasi dan mengurangi rasa sakitnya. Kandungan di dalam daun pepaya mampu menyeimbangkan hormon dan membuat siklus menstruasi menjadi lebih lancar.

Untuk membuat ramuan dari daun pepaya untuk meredakan kram menstruasi, ambil selembar daun pepaua, sedikit garam dan asam. Setelah itu campur ketiganya dan rebus hingga mendidih. Minumlah selagi hangat.

5. Melancarkan ASI

Pepaya mengkal dikenal bisa membantu memperbanyak produksi ASI pada ibu hamil. Tapi tidak hanya buahnya saja, daun pepaya juga bisa dipakai untuk melancarkan ASI.

Tidak hanya dikonsumsi, daun pepaya dapat dimanfaatkan dalam cara yang lain seperti menempelkannya di payudara. Caranya? Ambil beberapa lembar daun pepaya lalu panaskan di atas api hingga layu. Saat masih hangat, tempelkan daun tersebut pada bagian payudara kecuali area puting.

6. Menurunkan Kadar Gula Darah

Jus daun pepaya sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes karena kandungan di dalamnya mampu mengurangi kadar gula yang tinggi dan mengurangi biomarker yang berhubungan dengan diabetes tipe II.

Selain itu, antioksidannya yang melimpah juga dapat mencegah kelebihan glukosa dalam darah. Hal ini dapat membantu menurunkan komplikasi akibat diabetes seperti kerusakan organ ginjal dan hati berlemak (fatty liver).

7. Mempercantik Kulit Wajah

Daun pepaya memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti aponins, flavonoids, tannins, dan alkaloids yang baik untuk membuat wajah dan kulit menjadi lebih sehat.

Kombinasi antioksidan ini serta vitamin A dan C membuat daun pepaya baik untuk menangkal radikal bebas dan meningkatkan sirkulasi darah di dalam kulit.

Adanya senyawa karpain juga dapat menghambat tumbuhnya mikro organisme secara berlebih, membersihkan kulit dari racun, hingga memberi perlindungan terhadap masalah kulit seperti jerawat, bintik, dan bisul.

Tidak hanya diminum dalam bentuk jus, kamu juga bisa membuat masker daun pepaya untuk menggunakan daun pepaya sebagai produk kecantikan. Caranya? jemur daun pepaya lalu tumbuk dan tambahkan air hangat. Setelah menjadi pasta, oleskan pada muka dan diamkan selama kurang lebih 15 menit. Setelah selesai, bilas dengan air bersih.


Bagaimana, ada banyak bukan manfaat jus daun pepaya yang bisa menyehatkan dan membantu kamu tampil cantik alami? Jadi jangan takut dengan rasanya yang pahit yah!

Blogger yang punya terlalu banyak minat dan selalu nagih dengan bacaan menarik di internet. Mencoba naik pangkat dari silent reader dan ingin tahu rasanya jadi penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *