Daftar investasi terbaik dengan keuntungan besar
Keuangan

7 Jenis Investasi Terbaik dengan Keuntungan Besar

Jujur saya sedikit menyesal dengan cara saya mengelola keuangan pribadi. Dulu ketika pertama kali mendapatkan gaji, semua uang yang saya dapat justru habis untuk konsumsi.

Ketika sadar bahwa saya mulai terlalu boros, saya mulai menyetop sifat konsumtif dan lebih banyak menyimpan uang saya di bank.

Meski uang saya tidak berkurang dan dapat bunga setiap bulannya, alangkah baiknya jika dulu saya memulai investasi. Bayangkan berapa uang yang bisa saya dapat sekarang jika saya melakukan hal tersebut?

Nah, agar kamu juga tidak menyesal di kemudian hari, rasanya kamu harus lebih bijak mengatur keuangan pribadi kamu. Salah satu caranya adalah dengan menyisihkan sebagian dana untuk investasi.

Kalau kamu bingung kemana kamu harus mengalokasikan uang kamu, kamu bisa memilih salah satu dari 7 jenis investasi terbaik dengan keuntungan besar berikut ini.

Macam-macam Investasi Terbaik yang Bisa Kamu Coba Sekarang!

1. Investasi Saham

Saham adalah salah satu instrumen investasi terbaik dengan keuntungan besr, bahkan lebih tinggi dibanding jenis investasi lainnya.

Jika kita membeli saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, maka kita bertindak sebagai salah satu pemegang saham yang nantinya berhak atas deviden yang besarnya tergantung persentase saham kita di perusahaan tersebut. Selain itu, kita juga bisa dapat keuntungan dengan menjual saham ketika harganya sedang naik.

Sayangnya resiko investasi saham juga cukup tinggi mengingat harganya yang sangat fluktuatif. Meski turun naik harga saham (volatiliitas) banyak dipengaruhi kinerja perusahaan, ada banyak faktor lain yang juga berpengaruh seperti faktor internal perusahaan, kondisi ekonomi, bahkan kebijakan politik pemerintah.

2. Investasi Emas

investasi emas adalah salah satu investasi terbaik untuk pemula karena resikonya cukup rendah dibanding investasi jenis lainnya. Selain itu emas juga mudah dijual kembali jika suatu saat kamu membutuhkan uang tunai.

Metode investasi dengan emas sendiri bukan cara yang asing karena orang tua kita mungkin dulu melakukannya melalui praktik jual-beli emas.

Namun jika kamu ingin mendapatkan profit yang lebih baik, ada baiknya jika kamu melakukan investasi emas di tempat terpercaya seperti Pegadaian atau Antam. Sebagai alternatif, kamu juga bisa mulai berinvestasi emas di toko online kepercayaan kamu seperti Tokopedia atau Bukalapak.

3. Investasi Properti

Jika kamu memiliki modal yang cukup besar, kamu juga bisa mulai melakukan investasi dalam bentuk properti. Properti sendiri merupakan jenis investasi yang populer dan punya potensi keuntungan yang besar dalam jangka menengah hingga panjang.

Untuk mendapatkan keuntungan dari investasi properti, kita bisa melakukan dua hal.

Pertama adalah dengan menyewakannya agar kita bisa dapat pemasukan bulanan atau tahunan. Kedua adalah dengan menyimpan dan menjualnya saat harganya jauh lebih tinggi dibanding saat kita membelinya.

Meski begitu, investasi properti juga memiliki biaya rutin. Selain pajak tahunan, kita juga harus mengeluarkan biaya perawatan bulanan jika investasi tersebut berbentuk bangunan yang tidak/belum disewakan.

4. Investasi Reksa Dana

Investasi reksa dana juga menjadi salah satu pilihan investasi populer yang bisa mendatangkan keuntungan besar.

Melalui investasi jenis ini, dana akan dikumpulkan dari masyarakat untuk nantinya diinvestaikan oleh manajer investasi. Uang yang terkumpul nantinya bisa diinvestasikan pada beberapa kanal seperti saham, obligasi, atau produk keuangan lainnya.

Untuk memulai reksa dana kita tidak perlu mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah. Pada banyak platform keuangan, kita bahkan bisa memulai reksa dana dengan modal ratusan rupiah saja. pembeliannya pun cukup mudah karena banyak aplikasi belanja online yang kini memiliki fitur untuk membeli reksa dana seperti Tokopedia atau Bukalapak.

5. Investasi Obligasi

Obligasi merupakan surat utang berisi janji dari pihak penerbit untuk membayar utang pokok berserta bunga pada periode tertentu yang sudah ditentukan. Terbitnya obligasi ini adalah cara untuk menghimpun dana dari masyarakat yang nantinya digunakan sebagai sumber pendanaan cepat.

Jangka waktu obligasi ini bervariasi mulai dari 1 hingga 10 tahun. Namun kita bisa menjualnya jika suatu saat kita butuh uang cash.

Dibandingkan jenis investasi lainnya, obligasi menawarkan keuntungan besar namun memiliki resiko yang rendah, terutama pada obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Kalaupun mereka telat/gagal membayar, kita biasanya akan mendapatkan jaminan berupa aset milik pemerintah.

6. Peer-to-peer Lending

Konsep peer-to-per lending (P2P) tidak jauh berbeda dengan pinjam meminjam antara dua individu. Namun dengan perkembangan teknologi saat ini, P2P lending dapat dengan mudah dilkukan melalui sebuah platform di mana beberapa individu dapat mendanai sebuah proyek bahkan tanpa harus bertemu muka terlebih dahulu.

Keuntungan yang bisa kamu dapat dari P2P lending tergantung dari tingkatan risikonya, low risk, medium risk, atau high risk. Semakin tinggi resikonya, semakin besar pula keuntungannya.

Jika kamu ingin bergabung, saat ini ada banyak layanan yang menyediakan platform untuk mempertemukan peminjam dengan pemberi dana. Investasi pun bisa dilakukan dengan nominal kecil mulai dari 100 ribuan saja. Rentang proyek yang bisa kamu pilih pun beragam mulai dari hitungan minggu hingga tahunan.

7. Investasi Deposito Berjangka

Jika kamu ingin memulai investasi yang minim resiko, membuka deposito berjangka bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan.

Desposito berjangka sendiri tidak jauh beda dengan menabung. Perbedaan utamanya adalah kita tidak bisa secara bebas mengambil uang yang ada di dalam deposito sebelum jatuh tempo. Jika kita mencairkan dana sebelum tanggal tersebut, maka kita akan dikenakan penalti oleh bank.

Namun dibanding menabung seperti biasa, bunga yang bisa kamu dapat dari deposito nilainya lebih besar. Umumnya semakin lama kamu menyimpan deposito, semakin banyak juga keuntungan yang bisa kamu dapat.


Bagaimana? Ada banyak kan pilihan investasi yang bisa kita pilih. jadi daripada mengganggurkan uang kamu di bank dan tidak menghasilkan apa-apa, ada baiknya kalau kamu menyisihkan sebagian dana untuk investasi.

Jika kamu masih ragu untuk memulainya, kamu bisa mulai terlebih dahulu di investasi beresiko rendah seperti emas atau low risk P2P lending. Uang keuntungan hasil investasi nantinya bisa kamu putar kembali untuk memperbanyak portfoliio kamu atau sebagai modal investasi di jenis yang lainnya.

Lumayan kan punya kalau bisa punya passive income sendiri dari uang yang kam punya!

Blogger yang punya terlalu banyak minat dan selalu nagih dengan bacaan menarik di internet. Mencoba naik pangkat dari silent reader dan ingin tahu rasanya jadi penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *