cara membersihkan stroller dan kereta dorong bayi

Cara Membersihkan Kereta Dorong Bayi

Stroller yang sering digunakan di luar rumah atau yang diletakan sembarangan dapat membuat debu dan kotoran lainnya dapat dengan mudah menempel. Dan mungkin tidak hanya sekali stroller yang kita gunakan terkena muntahan atau tumpahan makanan.

Membersihkan kereta dorong bayi tentunya menjadi sebuah keharusan agar kereta dorong tidak menjadi menjadi sarang kuman dan bakteri yang dapat membahayakan buah hati tercinta. Namun kamu mungkin perlu juga untuk membersihkan stroller secara menyeluruh dan berkala agar stroller selalu ada dalam kondisi terbaik.

Setiap stroller memiliki buku manual yang berisi pedoman lengkap stroller yang digunakan, termasuk cara membersihkannya.

Kalau stroller yang kamu miliki memiliki buku manual, kamu bisa mengikuti petunjuk pembersihan yang tercantum di dalamnya. Kalau tidak ada instruksi khusus mengenai cara membersihkan stroller, mungkin kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

Namun sebelum memulai proses pembersihan, ada baiknya kamu melepas bagian-bagian stroller yang bisa dicopot agar pembersihan bisa dilakukan secara menyeluruh. Tapi kalau kamu hanya ingin melakukan perawatan ringan, tidak masalah bila bagian-bagian tersebut tetap menempel pada kerangka stroller.

Cara Membersihkan Stroller / Kereta Dorong Bayi

1. Membersihkan frame atau kerangka stroller

Frame atau rangka adalah penunjang utama dari sebuah stroller, karena bagian inilah yang menunjang bagian-bagian lainnya. Karena itulah perawatan rangka stroller menjadi hal yang sangat penting.

Untuk membersihkan kerangka stroller, kamu hanya perlu mengusapnya dengan lap basah saja. Bila ada noda yang cukup sulit dihilangkan, gunakan sedikit sabun dan kemudian bilas dengan lap basah dan keringkan.

Beberapa produsen kereta dorong bayi sangat tidak menganjurkan untuk menggunakan cairan pembersih kimia untuk digunakan pada stroller bayi. Penggunaan cairan ini sedikit demi sedikit akan merusak lapisan terluar kerangka dan bisa merusak frame bila sering digunakan. Selain itu penggunaan cairan kimia juga bisa membuat warna stroller menjadi cepat pudar.

Setelah selesai dibersihkan, Jangan lupa untuk mengeringkan rangka dengan baik untuk menghindari karat pada kereta dorong bayi yang kita gunakan.

2. Membersihkan bahan

Sapu bersih semua debu dan kotoran yang menempel pada bahan stroller, terutama pada area yang bersentuhan langsung dengan bayi.

Untuk memaksimalkan pembersihan, kamu bisa menggunakan vaccuum cleaner untuk menyedot debu yang tidak terlihat terutama pada sela-sela yang sulit dijangkau.

Perlu dicatat bahwa beberapa produsen kereta dorong bayi, seperti Peg Perego, tidak menyarankan untuk mencuci bahan stroller menggunakan mesin cuci. Cukup mencuci dengan tangan atau sikat lembut menggunakan air hangat.

Penggunaan air hangat akan membuat noda dan kotoran lebih mudah dibersihkan. Selain itu air hangat juga dapat mengurangi kerutan dan membuat warna bahan lebih awet (sumber).

Gunakan pelembut atau pewangi bila perlu, namun jangan gunakan pemutih karena akan membuat warna bahan stroller cepat pudar.

Setelah selesai, jangan mengeringkan dengan dry cleaner mesin cuci atau menggosoknya dengan setrika setelahnya. Biarkan bahan kering secara alami dengan cara dijemur.

3. Membersihkan rain cover

Rain Cover atau penutup hujan adalah salah satu fitur pada stroller yang dapat melindungi si buah hati dari hujan. Kalau kereta dorong yang kamu miliki tidak memiliki fitur ini, kamu bahkan bisa membelinya sendiri secara terpisah.

Cuci dan keringkan raincover setelah hujan untuk menghindari jamur dan kerak pada stroller
Cuci dan keringkan raincover setelah hujan untuk menghindari jamur dan kerak pada stroller

Pada kanopi pelindung hujan, terutama yang berbentuk plastik transparan, dapat terbentuk jamur bila ada tetesan air yang tidak segera dibersihkan.

Pada awalnya memang tidak terlalu mengganggu, tapi kalau kamu meremehkannya, jamur akan tumbuh lebih banyak dan akan semakin sulit dihilangkan.

Dan jangan mengeringkannya dengan cara dijemur saja tanpa mengeringkannya terlebih dahulu karena akan timbul kerak pada penutup stroller.

4. Membersihkan Ban

Ban adalah satu-satuya bagian stroller yang bersentuhan langsung dengan jalanan, jadi wajar kalau ban stroller selalu menjadi kotor setelah digunakan.

Beberapa produsen stroller memiliki ban yang dapat di bongkar pasang sehingga kita bisa dengan mudah membersihkan ban dan komponen lainnya dari semua kotoran.

Bersihkan ban dari debu dan kotoran yang mengganggu. Pastikan juga semua komponen penggeraknya bersih agar ban tetap dapat berputar sempurna.

5. Letakan stroller dengan baik dan benar

Setelah mencuci dan mengeringkan stroller yang kita gunakan, saatnya untuk meletakkan stroller di tempat yang baik dan benar, karena kalau tidak maka pekerjaan kita akan menjadi sia-sia.

Untuk mencegah karat dan jamur, usahakan untuk tidak meletakan stroller di ruangan yang lembab atau dekat dengan sumber air. Selain itu jangan meletakan stroller dekat dengan sumber panas untuk menjaga agar bahan kain dan plastik yang ada pada stroller tidak rusak.

Kalau perlu, beri sarung pengaman tambahan untuk melindungi stroller dari debu. Sarung pengaman ini akan sangat berguna kalau kita ingin menyimpan stroller dalam waktu yang lama.

Untuk menjaga agar stroller tetap fresh saat digunakan, cuci stroller secara menyeluruh beberapa kali dalam setahun tergantung seberapa sering kita menggunakan kereta dorong bayi.

Blogger yang punya terlalu banyak minat dan selalu nagih dengan bacaan menarik di internet. Mencoba naik pangkat dari silent reader dan ingin tahu rasanya jadi penulis.