Selain hosting, nama domain adalah salah satu hal yang kita butuhkan untuk membuat sebuah website. Ibarat alamat rumah, nama domain akan membuat situs kita lebih mudah dicari di belantara internet. Nama domain ini bersifat unik yang artinya tidak ada orang lain yang bisa memiliki nama domain yang sama dalam satu waktu yang bersamaan. Selain itu nama domain juga akan lebih mudah diingat dibanding deretan angka rumit seperti 192.168.1.23 yang menjadi cara penulisan alamat IP sebenarnya.

Contoh nama domain yang paling gampang adalah Google.com atau Facebook.com. Contoh lainnya juga bisa kamu lihat ketika kamu membuat blog di platform blogging gratis seperti Blogger atau WordPress.com. Kalau kamu daftar di situ, kamu akan mendapat subdomain gratis dengan akhiran .blogspot.com atau .wordpress.com.

Ketika mendaftarkan nama domain, ada banyak hal yang harus kita perhatikan. Untuk mendapatkan nama domain yang baik, kita bisa menggunakan beberapa kriteria sebagai berikut:

  1. Pendek – Nama domain yang merajai ranking Alexa rata-rata panjangnya tidak lebih dari 10 karakter. Logikanya jika semakin panjang tentu akan semakin sulit diingat. Namun jika kamu ingin menggunakan nama domain yang panjang, akan lebih baik jika kita menggunakan dua kata agar lebih mudah diingat.
  2. Hindari angka dan tanda sambung (-) – Bukannya tidak boleh, tapi lebih baik hindari penggunaan angka, apalagi tanda sambung pada nama domain agar pengunjung tidak bingung mengingat nama domain kamu.
  3. Gunakan Keyword – Meski kini tidak lagi mempengaruhi SEO, memakai keyword pada nama domain akan mempermudah pengunjung menebak isi situs kamu. Website dengan niche tertentu seringkali menjadi pilihan utama pengunjung, dan hal ini bisa kamu tonjolkan dalam nama domain yang kamu pakai.
  4. Hindari pelanggaran hak cipta – Meski cuma ‘nyenggol’ sedikit, ada baiknya kita tidak mencantumkan nama brand lain, bahkan sekedar plesetannya, agar kita tidak bermasalah di lain waktu.

Selain beberapa tips di atas, satu hal lain yang perlu kamu pertimbangkan adalah ektensi domain atau TLD (top level domain) yang akan kamu gunakan. Apalagi kini ada banyak ekstensi domain yang bisa kita pilih.

Ektensi domain yang paling populer adalah .com seperti yang saya pakai di situs ini. Ektensi ini merupakan salah satu ekstensi yang paling awal dibuat dan bisa digunakan oleh siapa saja. Selain .com, TLD lain yang juga cukup populer di Indonesia antara lain:

  • .net (network) – Meski awalnya diperuntukan untuk website yang berada di jaringan tertentu, ekstensi ini kini populer untuk segala jenis website. Ekstensi ini juga sering menjadi pilihan utama ketika nama domain dengan ekstensi .com sudah terdaftar terlebih dahulu.
  • .org (organization) – Sangat baik digunakan untuk yayasan dan organisasi non-profit lainnya.
  • .biz (business) – Alternatif ekstensi .com yang cocok digunakan pelaku bisnis.
  • .id (Indonesia) – Ekstensi .id adalah ccTLD (country code TLD) yang menunjukan kalau situs tersebut berasal dari Indonesia. Beberapa varian lain dari TLD .id yang juga sering dipakai antara lain .web.id (untuk personal), .co.id (untuk korporasi dan bisnis), .go.id (untuk situs pemerintahan), .ac.id (untuk universitas), dll.

Selain TLD di atas, masih ada banyak lagi ekstensi populer seperti .me, .info, atau .xyz. Belum lagi gTLD yang kini banyak dipromosikan penyedia hosting seperti .tech, .store, .online, atau .blog.

Di antara semua TLD yang saya sebut di atas, ada satu yang menarik perhatian saya, yaitu .blog. Selain namanya yang sudah tidak asing lagi di telinga blogger, ada kabar bahwa Automattic si pemilik WordPress membeli hak regulasi untuk domain .blog dengan harga yang sangat fantastis. Jadi penasaran kan, apa sih kelebihan domain .blog? Lalu siapa saja yang bisa pakai TLD ini?

Sekilas Mengenai Domain .blog

Pada awalnya, ekstensi domain hanya terdiri dari beberapa nama saja seperti .com, .org, .net, atau .mil. Namun seiring perkembangan zaman, ada banyak ekstensi baru yang ditambahkan secara bertahap.

Penambahan ekstensi domain pertama kali dilakukan pada tahun 2000. ICANN, lembaga yang salah satu fungsinya mengatur nama domain, memilih tujuh nama domain baru dari 44 pendaftar yang masuk[1]. Ketujuh TLD itu adalah .biz, .info, .aero, .museum, .name, .pro, dan .coop.

Setelah itu, TLD baru terus ditambahkan. Jumlahnya kini bahkan sudah melewati 1,000 TLD[2], termasuk .blog yang baru saja diresmikan pada bulan Mei 2016 lalu. Namun berbeda dengan TLD lain yang lebih dulu populer, ekstensi .blog memiliki ‘nuansa’ yang berbeda karena namanya yang sangat familiar di telinga kita.

Popularitas blog atau blogging akhir-akhir ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Setiap hari rasanya ada saja blog baru yang bermunculan dengan beragam niche yang bisa kamu bayangkan. Tidak cuma dibuat oleh perorangan, blog juga dimiliki oleh brand-brand besar yang ingin meningkatkan daya saing mereka. Tingkat kepopuleran kata ini bahkan membuat kata ‘blog’ diakui sebagai kata resmi dan masuk dalam kamus Cambridge dan Merriam-Webster.

Hal inilah yang membuat pemilik WordPress, Automattic, membeli hak regulasi TLD .blog sebesar $19 juta[3]. Tapi bukan berarti kamu hanya bisa membeli domain dengan ekstensi ini dari WordPress saja, kamu juga bisa membelinya dari registrar lain yang menyediakan ekstensi ini.

Apa Sih Alasan Pilih Domain .blog?

Dibandingkan dengan ekstensi .com yang lebih populer, .blog memang masih jauh tertinggal. Namun seperti bos WordPress, Matt Mullenberg, bilang, TLD .blog menawarkan sesuatu yang unik dibanding ekstensi .com yang identik dengan web 1.0. Tidak hanya itu, TLD .blog juga pendek, mudah diingat, mudah diucapkan, lebih kekinian, dan memiliki arti khusus untuk blogger.

Selain itu, beberapa alasan ini bisa kamu pertimbangkan jika kamu ingin mencoba domain dengan ekstensi .blog.

1. Mempermudah branding

Jika kamu memiliki nama domain yang mengandung kata blog, penggunaan ekstensi .blog akan mempermudah kamu melakukan branding. Sebagai contoh, weightlossblog.com bisa dibranding menjadi weightloss.blog. Lebih simpel dan pengunjung dapat dengan mudah mengenali konten yang ada pada situs tersebut.

Tidak hanya itu, saat ini ada banyak brand yang juga membuat blog. Umumnya blog dibuat dalam direktori atau subdomain terpisah seperti blog.dropbox.com atau jagoanhosting.com/blog. Dengan ekstensi domain .blog, brand dapat membuat blog lebih menonjol dan mudah dicari pengunjung seperti contoh dropbox.blog atau jagoanhosting.blog.

2. Kesempatan besar untuk mendapat nama domain yang kamu inginkan

Sebagai TLD terpopuler, wajar jika kita mencari nama domain yang kita inginkan dengan ekstensi .com terlebih dahulu. Namun dengan market share .com sebesar 46.9%[4], rasanya akan sulit untuk mendapatkan nama domain yang kita incar. Tidak hanya nama domain dengan satu kata, nama domain dengan dua kata bahkan sudah cukup sulit didapat, apalagi jika kita mencari nama domain dalam bahasa Inggris.

Dengan menggunakan TLD .blog, nama domain yang kita incar kemungkinan besar akan tersedia mengingat ekstensi ini masih sangat baru dan persaingannya masih belum seketat .com.

3. Popularitas yang semakin meningkat

Berdasarkan data dari namestat.org[5], saat tulisan ini dibuat ada 174.304 domain yang menggunakan TLD .blog. Yang menarik adalah tingkat pertumbuhan domain .blog yang selalu meningkat setiap tahunnya. Masih dari sumber yang sama, grafik pertumbuhan domain .blog bisa kamu lihat di bawah ini.

4. Dukungan yang kuat dari Automattic dan WordPress

Dengan investasi senilai lebih dari 250 miliar Rupiah, Automattic yang membeli hak ekstensi .blog melalui Knock Knock WHOIS There LLC jelas serius dalam urusan ini. 79% domain dengan ekstensi ini bahkan didaftarkan melalui WordPress.

Melalui laporan awal tahun 2018 lalu[6], Automattic melaporkan bahwa tingkat penggunaan domain dengan ekstensi .blog mencapai 65%. Ini artinya ada lebih dari 100.000 nama domain .blog dengan konten yang unik. Satu hal yang menarik, 75% pembeli pertama mereka melakukan perpanjangan nama domain .blog. Tingkat renewal yang tinggi ini menjadi salah satu indikasi yang baik bahwa ekstensi ini tidak hanya menarik karena sedang trend saja tetapi juga karena pemiliknya memang benar-benar menginginkan ekstensi ini.

Dengan begitu banyaknya pilihan, tentu tidak semua TLD bisa menarik minat banyak orang. Namun dengan dukungan dari Automattic dan status WordPress sebagai CMS yang paling banyak digunakan, TLD .blog mungkin memiliki dasar yang kuat untuk bisa bertahan dalam waktu yang lama.

Siapa saja yang bisa menggunakan domain .blog?

Siapa saja!

Sama seperti definisi blog yang luas, domain .blog juga bisa dipakai siapa saja yang ingin ‘ngeblog’. Travel blogger, tech blogger, food blogger, desainer, startup, portfolio, sampai pelaku bisnis bisa menggunakan domain .blog.

Sebagai inspirasi, saya akan memberi contoh nyata penggunaan TLD ini. Ternyata tidak hanya perorangan saja, domain dengan ekstensi ini juga dipakai brand hingga klub sepakbola lho!. Yuk kita lihat apa saja sih blog yang populer dengan ekstensi .blog?

  • seth.blog – Seth Godin adalah nama besar di dunia marketing dan entrepreneurship. Selain itu ia dikenal juga sebagai seorang penulis dengan purple cow menjadi salah satu karyanya yang terkenal. Sebelum memindahkan semua tulisannya ke situs seth.blog, ia sudah lebih dulu aktif menulis di situs sethgodin.com. Kini situs tersebut menjadi landing page tempat ia mempromosikan blog, podcast, chanel Youtube, serta memasarkan produknya.
  • tim.blog – Situs ini dimiliki oleh Tim Ferriss, entrepreneur multi talenta yang juga seorang penulis, motivator, dan investor. Beberapa buku karangannya yang terkenal adalah The 4-Hour Workweek, The 4-Hour Body, dan The 4-Hour Chef. Selain itu podcastnya juga menjadi salah satu podcast bisnis sukses setelah berhasil menjadi podcast pertama yang diunduh 100 juta kali.
  • stackoverflow.blog – Dibentuk tahun 2008 oleh Jeff Atwood dan Joel Spolsky, StackOverflow adalah salah satu komunitas terbesar bagi programmer, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Pada blognya ini kita bisa belajar koding, membaca kisah dibalik para programmer, mendengarkan podcast, hingga mencari lowongan kerja.

Selain ketiga contoh di atas, masih ada juga om.blog milik Om Malik yang juga pemilik situs teknologi GigaOM, saopaulo.blog milik klub sepakbola Brazil Sao Paulo, studiopress.blog milik tema premium WordPress Studio Press, dan tidak ketinggalan, matt.blog milik Matt Mullenweg si pendiri Automattic.

Penutup

Meski ada banyak pilihan TLD saat ini, ekstensi .com masih menjadi pilihan utama dalam membuat nama domain. Namun banyaknya nama yang didaftarkan dengan TLD ini membuat kita kadang sulit untuk mendapat nama domain yang kita inginkan. Sebagai alternatif, ekstensi .blog bisa menjadi salah satu pertimbangan. Tidak hanya untuk perorangan saja, brand atau perusahaan juga bisa mengambil banyak manfaat dari ekstensi ini.

Dengan nama yang cukup catchy dan mudah diingat, ekstensi .blog juga memiliki popularitas yang selalu meningkat setiap tahunnya. Apalagi dengan adanya dukungan dari Automattic dan WordPress, TLD ini bisa saja menjadi penantang serius ekstensi lain yang lebih dulu populer.

Jika kamu tidak mau ketinggalan, buruan daftar dan amankan domain .blog kamu sekarang. Domain dengan ekstensi ini sedang promo besar-besaran lho! Sebagai rekomendasi, JagoanHosting sedang mengadakan promo domain .blog. Domain ini bisa kamu tebus murah seharga Rp25.000 saja per tahunnya. Kalau masih kurang, pantengin juga promo Flash Sale dari JagoanHosting yang bikin domain ini jadi makin murah, bisa cuma Rp9.000 aja sob! Jadi jangan sampai ketinggalan yah!

Referensi:
[1]: https://www.icann.org/resources/board-material/minutes-annual-meeting-2000-11-16-en
[2]: https://www.theregister.co.uk/2015/07/10/there_are_now_1000_internet_extensions/
[3]: https://venturebeat.com/2016/05/12/automattic-quietly-acquired-the-rights-to-blog-in-2015-will-start-selling-domains-later-this-year/
[4]: https://w3techs.com/technologies/overview/top_level_domain/all
[5]: https://namestat.org/blog
[6]: https://my.blog/2018/01/22/blog-measuring-success/
Show CommentsClose Comments

2 Comments

  • zunif
    Posted 8 May 2019 at 2:09 am 0Likes

    bagus juga ya gan nama domain nya, ane beberapa kali melihat nama domain blog di wordpress, memang kelihatan unik dan lain daripada yang lain, tapi setelah cek harga di upgrade wp, ternyata lumayan mahal juga hhehehe 😀 Mungkin kalau di web hosting indonesia harga lebih miring ya gan 🙂

    • Tuan Rumah
      Posted 8 May 2019 at 2:37 pm 0Likes

      Enggak salah gan, memang mahal harga normalnya. Kalau untuk tahun pertama kayaknya masih ada yang nawarin promo jd lebih murah, cuma klo ngikutin harga normal pas perpanjangan ini yang bikin mikir, sooalnya lumayan mahal, bisa buat beli hosting.

Leave a comment